Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan komentar terhadap narasumber sebagai berikut.
1. Komentar merupakan opini.
Artinya, komentar yang disampaikan bersifat subjektif, tidak memaksa orang lain untuk memberikan komentar yang sama.
2. Argumen yang disampaikan logis.
Artinya, komentar harus didasari alasan yang dapat dicerna akal.
3. Komentar bukan karena suka atau tidak suka.
Artinya komentar yang diberikan bukan sekadar “asal tidak sependapat." Begitu pula bukan karena adanya permasalahan pribadi dengan narasumber.
Contoh soal:
Berikan komentar atas penuturan narasumber-narasumber berikut ini!
1. Dalam pendidikan, peserta didik laki-laki dan perempuan memperoleh hak dan kewajiban yang sama.
2. Tenaga kerja perempuan dengan tenaga kerja laki-laki semestinya diberikan standar upah yang sama.
3. Sebaiknya pengiriman TKW ke luar negeri harus lebih profesional. TKW perlu dibekali keterampilanyang cukup.
4. Perempuan tidak usah terlibat dalam kemiliteran karena kodratnya yang penuh keterbatasan dan merupakan kaum lemah.
5. Kaum perempuan tidak perlu mengikuti cabang olahraga berat seperti beladiri, sepak bola, dan sebagainya karena berbahaya.
disalin dari: http://www.bukupr.com/2011/11/yang-perlu-diperhatikan-dalam.html
Sabtu, 19 November 2011
UNTUK KITA RENUNGKAN (contoh Syair)
UNTUK KITA RENUNGKAN
Kita mesti telanjang dan benar-benar bersihSuci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam sebelum bicara
Singkirkan debu yang masih melekat
Singkirkan debu yang masih melekat
Anugrah dan bencana adalah kehendak-Nya
Kita mesti tabah menjalani
Hanya cambuk kecil agar kita sadar
Adalah Dia di atas segalanya
Adalah Dia di atas segalanya
Anak menjerit-jerit asap panas membakar
Lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman hanya satu isyarat
Agar kita mesti banyak berbenah
Memang bila kita kaji lebih jauh
Dalam kekalutan masih banyak tangan
Yang tega berbuat nista ho..ho..ho
Tuhan pasti telah memperhitungkan
Amal dan dosa yang kita perbuat
Ke manakah lagi kita kan sembunyi
Hanya kepada-Nya kita kembali
Tak ada yang bakal bisa menjawab
Mari hanya tunduk sujud pada-Nya.
(Ebiet G Ade)
Senin, 14 November 2011
Menceritakan Kembali Isi Cerpen
Beberapa hal berikut ini perlu diperhatikan sebelum tampil menceritakan kembali isi cerpen secara lisan.
1. Ekspresi
Kemampuan berekspresi dalam penceritaan cerpen, berupa ekspresi roman muka ketika bercerita yang disesuaikan dengan isi cerita. Ekspresi wajah, sorot mata, senyum, dan sebagainya merupakan unsur-unsur yang akan membantu keberhasilan bercerita.
2. Gestur
Gerak anggota badan juga diperlukan untuk mendukung penyajian lisan ini agar menjadi lebih menarik. Gunakan kedua tangan untuk menghidupkan cerpen yang diceritakan.
3. Bahasa
Salah satu pendukung keberhasilan bercerita adalah bahasa cerita yang mudah dicerna oleh pendengar. Bahasa cerita yang menggelitik akan membuat cerita menarik dengan tetap memperhatikan sikap komunikatif.
4. Kelancaran
Meskipun ketiga unsur di atas telah dipersiapkan dengan baik. Namun, bila tidak didukung kelancaran bercerita, kegiatan bercerita ini pun menjadi gagal.
Disalin dari http://www.bukupr.com/2011/11/menceritakan-kembali-isi-cerpen.html
Sabtu, 12 November 2011
Air dan Api (Contoh Cerpen)
Apabila kupandang airmuka ayah, aku merasa senang.
Mukanya bersih karena berkali-kali dicuci apabila mengambil air sembahyang.
Dahinya mengkilap karena sering sujud pada tikar sembahyang. Bahkan ... Aku kadang-kadang terheran-heran mengapa ayah mengambil air sembahyang, meskipun tidak hendak sembahyang.
Pernah kutanyakan, tapi ayah hanya tersenyum.
Hingga satu kali ....
Adikku Ismail menumpahkan tinta sehingga hampir semua bukuku terkena.
Bukan main marahku. Seolah-olah hendak kubalikkan saja meja karena amarah.
“Ibnu, ambillah air sembahyang ....”
Aku memandang ayah tak mengerti.
“Masih lama waktu Isa, Pak ....”
“Kerjakan saja apa yang kusuruh .... Ismail, ambil lap.
Sebelum itu kumpulkan buku-buku yang kena tinta.”
Waktu itu aku menurut. Dengan hati yang mengkal aku menimba air dan berwudhu.
Air yang dingin itu sejuk menyirami tanganku, mukaku, telingaku.
Amarahku seolah-olah tersapu bersih dan dalam ketenangan aku merasa terlanjur telah marah-marah.
Aku iba hati melihat Ismail sendiri membenahi meja yang porak poranda.
Pasti tak sengaja Ismail berbuat ceroboh, menumpahkan tinta.
Ketika aku sampai di ruangan belajar lagi, ayah berkata:
“Buku-bukumu yang terkena tinta, kuganti ....”
Ayah memberiku buku-buku tulis dari persediaannya............
Selengkapnya di http://www.bukupr.com/2011/11/air-dan-api-contoh-cerpen.html
Sumber: kumpulan cerpen Orang-Orang Tercinta karya Sukanto S.A.
Mukanya bersih karena berkali-kali dicuci apabila mengambil air sembahyang.
Dahinya mengkilap karena sering sujud pada tikar sembahyang. Bahkan ... Aku kadang-kadang terheran-heran mengapa ayah mengambil air sembahyang, meskipun tidak hendak sembahyang.
Pernah kutanyakan, tapi ayah hanya tersenyum.
Hingga satu kali ....
Adikku Ismail menumpahkan tinta sehingga hampir semua bukuku terkena.
Bukan main marahku. Seolah-olah hendak kubalikkan saja meja karena amarah.
“Ibnu, ambillah air sembahyang ....”
Aku memandang ayah tak mengerti.
“Masih lama waktu Isa, Pak ....”
“Kerjakan saja apa yang kusuruh .... Ismail, ambil lap.
Sebelum itu kumpulkan buku-buku yang kena tinta.”
Waktu itu aku menurut. Dengan hati yang mengkal aku menimba air dan berwudhu.
Air yang dingin itu sejuk menyirami tanganku, mukaku, telingaku.
Amarahku seolah-olah tersapu bersih dan dalam ketenangan aku merasa terlanjur telah marah-marah.
Aku iba hati melihat Ismail sendiri membenahi meja yang porak poranda.
Pasti tak sengaja Ismail berbuat ceroboh, menumpahkan tinta.
Ketika aku sampai di ruangan belajar lagi, ayah berkata:
“Buku-bukumu yang terkena tinta, kuganti ....”
Ayah memberiku buku-buku tulis dari persediaannya............
Selengkapnya di http://www.bukupr.com/2011/11/air-dan-api-contoh-cerpen.html
Sumber: kumpulan cerpen Orang-Orang Tercinta karya Sukanto S.A.
Jumat, 11 November 2011
Istilah-istilah dalam bidang matematika
Absis: koordinat mendatar suatu titik dalam sistem koordinat bidang yang merupakan jarak titik ke sumbu y, dihitung sepanjang garis yang sejajar sumbu x.
Akar pangkat: akar pangkat n dari suatu bilangan adalah bilangan yang apabila dipangkatkan dengan n akan menghasilkan bilangan semula.
Alas: bagian dasar dari suatu bangun atau benda.
Balok: prisma yang sisi-sisinya berupa empat persegipanjang.
Bangun datar: bangun yang dibuat pada bidang datar.
Bangun ruang: bangun yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi (ketebalan).
Bilangan asli: bilangan yang biasanya digunakan untuk menghitung dalam kehidupan sehari-hari, yaitu 1, 2, 3, 4, 5, ....
Bilangan bulat: bilangan asli (bulat positif), bilangan nol, dan bilangan bulat negatif; yaitu 0, 1, 2, 3, ....
Busur derajat: alat berbentuk setengah lingkaran, yang digunakan untuk mengukur besarnya suatu sudut.
Data: sekumpulan bilangan atau kata yang didapat dari hasil menghitung, mengukur, atau mencatat sebagai bagian dari sebuah proyek,survei, atau eksperimen.
Derajat: satuan ukuran sudut, atau satuan ukuran suhu.
Diagram: gambar yang menyatakan data tertentu.
Diagram batang: diagram yang menggunakan batang segi empat; panjang setiap batang menunjukkan jumlah atau ukuran sesuatu yang dihitung atau diukur.
Diagram lingkaran: diagram yang menggunakan daerah lingkaran untuk menggambarkan suatu keadaan. Diagram tersebut digambar dengan bentuk lingkaran yang dibagi menjadi beberapa bagian.
Diameter: garis yang membagi dua lingkaran menjadi dua bagian sama besar.
Faktor: bilangan yang dapat membagi habis bilangan asli.
Faktor persekutuan: bilangan bulat yang merupakan faktor dari dua bilangan bulat atau lebih.
Faktor persekutuan terbesar (FPB): faktor persekutuan yang terbesar dari dua atau lebih bilangan asli.
Faktorisasi prima: menguraikan bilangan menjadi faktor-daktor prima.
Jajargenjang: bangun datar segiempat di mana sisi-sisi yang berhadapannya sejajar dan sama panjang.
Jari-jari: jarak dari pusat lingkaran ke sebuah titik pada lingkaran.
Keliling: garis yang membatasi suatu bidang
Kelipatan: bilangan hasil kali dari suatu bilangan asli dengan lebih bilangan asli.
Kelipatan persekutuan: bilangan yang menjadi kelipatan dari dua atau lebih bilangan asli.
Koordinat: bilangan yang menunjukkan posisi titik pada sebuah grafik.
Kuantitas: banyaknya (benda dan sebagainya); jumlah (sesuatu)
Kubik: berpangkat tiga.
Kubus: bangun ruang yang memiliki enam bidang sisi yang berbentuk persegi.
Luas: ukuran dari total permukaan suatu bangun atau benda.
Modus: bilangan yang paling banyak muncul dalam sebuah himpunan bilangan.
Ordinat: koordinat suatu titik pada koordinat Kartesius dalam bidang yang merupakan jarak titik tersebut ke sumbu-x dihitung sepanjang garis yang sejajar sumbu-y.
Pecahan biasa: bilangan yang nilainya tidak bulat.
Pembilang: bilangan dalam pecahan yang menunjukkan pembaginya.
Persegi: segiempat yang sama semua sisinya dan sama pula keempat sudutnya; segiempat beraturan.
Persen: nama lain suatu pecahan per seratus.
Peta: gambar atau lukisan pada kertas dan sebagainya yang menunjukkan letak tanah, laut, sungai, gunung, dan sebagainya.
Pi ( ): bilangan yang sedikit lebih besar dari 3; nilainya kira-kira 3,1415926.
Piktogram: diagram yang menyajikan informasi mengenai gambar-gambar atau simbol-simbol untuk menggantikan kata atau bilangan. Setiap simbol mewakili satu bilangan atau jumlah tertentu.
Prisma:.........
Selengkapnya di http://www.bukupr.com/2011/11/istilah-istilah-dalam-bidang-matematika.html
Selengkapnya di http://www.bukupr.com/2011/11/istilah-istilah-dalam-bidang-matematika.html
Kamis, 13 Oktober 2011
Pengembangan Ilmu Kesehatan
Pengembangan Ilmu Kesehatan
Sesuai dengan perkembangan zaman, ilmu kesehatan selalu dan terus mengalami perkembangan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Kemajuan dan perkembangan ilmu kesehatan tidak dapat terlepas dari kemajuan dan dukungan ilmu-ilmu dasar seperti Biofisika, Biokimia, Mikrobiologi, Biologi molekuler, dan Genetika.Di beberapa negara maju, ilmu kesehatan mendapatkan perhatian serius dan dikembangkan secara intensif dengan harapan dapat memberi jalan keluar untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang dihadapi umat manusia pada saat ini maupun yang akan datang yang menyangkut:
1. Kebutuhan obat-obatan dan vaksin
2. Kebutuhan pola hidup sehat
3. Kebutuhan lingkungan hidup yang sehat
4. Penelitian untuk pengembangan ilmu kesehatan.
dari: http://www.bukupr.com/2011/10/pengembangan-ilmu-kesehatan.html
Kamis, 29 September 2011
Gangguan / kelainan (penyakit) pada Sistem (alat) Reproduksi pada manusia
Penyakit pada sistem reproduksi manusia dapat disebabkan oleh virus ataupun bakteri. Penyakit yang menyerang sistem reproduksi manusia dinamakan juga penyakit kelamin. Pada umumnya, penyakit kelamin ditularkan melalui hubungan seksual. Penyakit tersebut dapat menyerang pria maupun wanita.
1. Sifilis
Sifilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri. Tanda-tanda sifilis, antara lain terjadinya luka pada alat kelamin, rektum, lidah, dan bibir; pembengkakan getah bening pada bagian paha; bercak-bercak di seluruh tubuh; tulang dan sendi terasa nyeri ruam pada tubuh, khususnya tangan dan telapak kaki.
Tanda-tanda penyakit ini dapat hilang, namun bakteri penyebab penyakit tetap masih di dalam tubuh, setelah beberapa tahun dapat menyerang otak sehingga bisa mengakibatkan kebutaan dan gila. Penyakit ini dapat disembuhkan jika dilakukan pengobatan dengan penggunaan antibiotik secara
cepat.
2. Gonore (kencing nanah)
Gonore (kencing nanah) disebabkan oleh bakteri. Gejala dari gonore, antara lain keluarnya cairan seperti nanah dari saluran kelamin; rasa panas dan sering kencing. Bakteri penyebab penyakit ini dapat menyebar ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan rasa nyeri pada persendian dan dapat mengakibatkan kemandulan.
Penyakit ini dapat disembuhkan jika dilakukan pengobatan dengan penggunaan antibiotik secara cepat.
3. Herpes Genetalis
Herpes genetalis disebabkan oleh virus. Virus penyebab penyakit herpes genetalis adalah Herpes simpleks. Gejala penyakit herpes genetalis, antara lain timbulnya rasa gatal atau sakit pada daerah kelamin dan adanya luka yang terbuka atau lepuhan berair.
AIDS
Faktor lain yang juga mempengaruhi kualitas penduduk adalah penyakit. Penyakit yang terkait dengan reproduksi secara langsung adalah penyakit yang ditularkan melalui alat reproduksi seperti penyakit AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) yang disebabkan oleh Virus HIV (Human Immune Deficiency Virus) dan penyakit kelamin yang lain.
AIDS adalah penyakit mengerikan yang sampai saat ini sudah menular ke berbagai negara. Penularan AIDS ini baru disadari dalam masa modern ini, sehingga sering disebut pandemi modern. AIDS menuntut perhatian kita semua karena:.....
Selengkapnya ..... Gangguan / kelainan (penyakit) pada Sistem (alat) Reproduksi pada manusia
1. SifilisSifilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri. Tanda-tanda sifilis, antara lain terjadinya luka pada alat kelamin, rektum, lidah, dan bibir; pembengkakan getah bening pada bagian paha; bercak-bercak di seluruh tubuh; tulang dan sendi terasa nyeri ruam pada tubuh, khususnya tangan dan telapak kaki.
Tanda-tanda penyakit ini dapat hilang, namun bakteri penyebab penyakit tetap masih di dalam tubuh, setelah beberapa tahun dapat menyerang otak sehingga bisa mengakibatkan kebutaan dan gila. Penyakit ini dapat disembuhkan jika dilakukan pengobatan dengan penggunaan antibiotik secara
cepat.
2. Gonore (kencing nanah)
Gonore (kencing nanah) disebabkan oleh bakteri. Gejala dari gonore, antara lain keluarnya cairan seperti nanah dari saluran kelamin; rasa panas dan sering kencing. Bakteri penyebab penyakit ini dapat menyebar ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan rasa nyeri pada persendian dan dapat mengakibatkan kemandulan.
Penyakit ini dapat disembuhkan jika dilakukan pengobatan dengan penggunaan antibiotik secara cepat.
3. Herpes Genetalis
Herpes genetalis disebabkan oleh virus. Virus penyebab penyakit herpes genetalis adalah Herpes simpleks. Gejala penyakit herpes genetalis, antara lain timbulnya rasa gatal atau sakit pada daerah kelamin dan adanya luka yang terbuka atau lepuhan berair.
GANGGUAN / KELAINAN (PENYAKIT) PADA SISTEM (ALAT) REPRODUKSI PADA MANUSIA
Faktor lain yang juga mempengaruhi kualitas penduduk adalah penyakit. Penyakit yang terkait dengan reproduksi secara langsung adalah penyakit yang ditularkan melalui alat reproduksi seperti penyakit AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) yang disebabkan oleh Virus HIV (Human Immune Deficiency Virus) dan penyakit kelamin yang lain.
AIDS adalah penyakit mengerikan yang sampai saat ini sudah menular ke berbagai negara. Penularan AIDS ini baru disadari dalam masa modern ini, sehingga sering disebut pandemi modern. AIDS menuntut perhatian kita semua karena:.....
Selengkapnya ..... Gangguan / kelainan (penyakit) pada Sistem (alat) Reproduksi pada manusia
Jumat, 23 September 2011
Selengkapnya tentang LAUT DAN PESISIR
Mestinya Anda telah mempelajari modul PEDOSFER (TANAH). Sekarang Anda diminta untuk mempelajari modul berikutnya, yaitu “LAUT DAN PESISIR”.
Setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan dapat membedakan zona pesisir dan zona laut, menjelaskan morfologi dasar laut, macam-macam gerakan air laut, dan kualitas air laut. Sebagai negara maritim yang memiliki wilayah perairan laut yang lebih luas dari wilayah daratannya, yaitu 2/3 lebih wilayah lautan. Maka kita wajib mengetahui potensi perairan laut negara kita untuk dimanfaatkan dan dikelola bersama bagi kepentingan bangsa dan negara. Manakala sumber daya alam di darat kian menipis, alternatif lain ialah memanfaatkan potensi laut yang belum dimanfaatkan secara penuh.
Modul ini di bagi dalam 2 kegiatan belajar, yaitu :
• Kegiatan belajar 1, membahas tentang zona pesisir dan zona laut, serta morfologi dasar laut
• Kegiatan belajar 2, membahas tentang gerakan air laut, kualitas ait laut.
Modul ini dapat Anda pelajari dalam waktu 4 x 45 menit dengan santai tapi serius.
Ada beberapa petunjuk agar Anda sukses mempelajari modul ini, yaitu :
1.Buatlah jadwal rencana untuk mempelajari tiap pelajaran di rumah dengan jadwal yang telah Anda tetapkan
2.Laksanakan jadwal yang telah dibuat dengan penuh disiplin.
3.Dalam mempelajari modul, biasakanlah membuat catatan materi-materi yang tidak sulit Anda mengerti/pahami, diskusikanlah materi tersebut dengan teman-temanmu, atau tanyakan dengan guru bina/guru pamong atau siapa saja yang mengerti.
4.Sering-seringlah Anda melihat/mengamati tayangan laut dari media massa seperti TV tentang laut.
5. Pelajari pula buku-buku paket lain untuk mendalami materi laut dan pesisir ini
6. Jangan Anda abaikan soal-soal latihan atau tugas yang harus Anda kerjakan, ini berguna untuk menguasai tingkat penguasaan dan pemahaman Anda tentang materi yang Anda pelajari
7.Jika Anda merasa sudah menguasai materi pelajaran, mintalah Tes Akhir Modul (TAM) pada guru bina. Apabila nilai Anda kurang dari 7.5 ulangi lagi mempelajari materi yang Anda kuasai, dan kalau nilai Anda lebih dari 7.5, Anda dapat mempelajari modul berikutnya.
Semoga Anda sukses mempelajari modul ini, yakinlah dengan niat dan usaha yang sungguh-sungguh Anda akan berhasil. Sukses menanti Anda !
.: KEGIATAN BELAJAR 1
ZONA PESISIR DAN ZONA LAUT, MORFOLOGI DASAR LAUT
Pada modul terdahulu Anda telah mempelajari tentang “Pedosfer”. Sekarang kita akan melanjutkan pada materi “LAUT DAN PESISIR”. Anda mungkin pernah bertamasya atau pernah melihat laut dan pantai? Bagaimana pemandangan alamnya? Indah sekali bukan? Ada deburan ombak dan angin menerpa pantai. Apabila kalau sempat berkeliling dengan kapal laut ke daerah yang jauh dari pantai kita akan merasakan berapa luasnya lautan itu. Airnya asin dan keadaan pantainya ada yang berpasir atau berlumpur bahkan berdinding batu.
A. Beberapa pengertian yang berhubungan dengan zona pesisir dan laut Pantai merupakan suatu wilayah yang dimulai dari titik terendah air laut waktu surut hingga ke arah daratan sampai batas paling jauh ombak/gelombang menjulur ke daratan. Jadi daerah pantai dapat juga disebut daerah tepian laut. Dalam bahasa Inggris pantai disebut dengan istilah “shore” atau “beach”. Adapun tempat pertemuan antara air laut dan daratan dinamakan garis pantai (shore line). Garis pantai ini setiap saat berubah-ubah sesuai dengan perubahan pasang surut air laut. Agar jelas lihat animasi berikut! Wilayah tepian laut seperti gambar tersebut bentuknya bermacam-macam, ada yang landai dan ada pula yang curam. Tepian laut yang landai ini ada yang berpasir dan ada pula yang berlumpur. Tepian laut yang curam seperti dinding batu disebut “cliff”, pantai berpasir disebut gisik atau “sand beach” dan pantai berlumpur disebut “mud beach”. Pesisir adalah suatu wilayah yang lebih luas dari pada pantai. Wilayah pesisir mencakup wilayah daratan sejauh masih mendapat pengaruh laut (pasang surut dan perembasan air laut pada daratan) dan wilayah laut sejauh masih mendapat pengaruh dari darat (aliran air sungai dan sedimen dari darat). Jadi jika Anda dari kejauhan masih mendengar deburan ombak dan merasakan hembusan angin laut, daerah tersebut masih disebut pesisir. Menurut Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL) batas wilayah pesisir ialah daerah yang masih ada pengaruh kegiatan bahari dan sejauh konsentrasi (desa) nelayan. Laut merupakan bagian dari permukaan bumi yang memiliki wilayah air asin yang sangat luas dan terpisah dengan daratan. Wilayah laut ini menempati 2/3 atau 71% dari permukaan bumi.
2. | Zona Laut Indonesia Sebagai negara kepulauan yang wilayah perairan lautnya lebih luas dari pada wilayah daratannya, maka peranan wilayah laut menjadi sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara. | ||||||||||||
|
Latihan 1
Agar Anda lebih memahami uraian tersebut jawablah soal-soal berikut
Jodohkanlah pernyataan yang terdapat di sebelah kiri dengan jawabanya dibawahnya!
1. Wilayah pertemuan antara air laut dan daratan yang selalu berubah-ubah
2. Batas wilayah mulai dari laut surut hingga ke arah daratan sampai batas ombak terjauh.
3. Daerah tepian laut yang curam
4. Wilayah yang masih mendapat pengaruh laut dan juga mendapat pengaruh darat.
5. Wilayah laut yang paling banyak jenis ikan h. garis pantai
6. Wilayah laut Indonesia yang terletak di sebelah dalam garis dasar.
7. Garis khayal yang bergerak 12 mil laut dari garis dasar ke arah laut bebas.
8. Pada zone ini segala kegiatan eksplorasi dan eksploitasi, penelitian harus mendapat ijin dari pemerintah.
a. eliff
b. ZEE
c. pesisir
d. neritic
e. Pantai
f. laut internal
g. laut teritorial
Setelah Anda jawab, cocokkan kunci jawaban di bawah ini, jika yang benar kurang dari 6 maka pelajari lagi materinya.
1. h 5. d
2. e 6. f
3. a 7. g
4. c 8. b
Kosa Kata
Garis dasar : | garis khayal yang menghubungkan titik terluar dari ujung-ujung daratan. |
Lautan internal :laut yang ada di sebelah dalam garis dasar. | |
Laut teritorial : | laut yang terletak diantara garis dasar dan garis batas teritorial. |
Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) : | jalur laut selebar 200 mil laut diukur dari garis dasar ke arah laut terbuka. |
Zona Lithoral : | zona pesisir, yang tergenang air laut pada waktu pasang dan kering pada waktu surut. |
Zona Neritis :zona laut dengan kedalaman 150 meter. | |
Zona Bathyal :zona laut dengan kedalaman 150 meter – 1800 meter | |
Zona Abysal :zona laut yang kedalamannya lebih dari 1800 meter. | |
Cliff :pantai terjal. | |
Tugas 1
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat!
1. | Gambarkan zona pesisir berdasarkan kedalamannya? |
2. | Jelaskan macam-macam zona laut Indonesia? |
3. | Jelaskan bedanya landas kontinen (continental shelf) dengan lereng benua (continental slope)? |
.: KEGIATAN BELAJAR 2
GERAKAN AIR LAUT DAN KUALITAS AIR LAUT
Tujuan : Setelah mempelajari kegiatan belajar 2 ini, Anda diharapkan dapat : 1. menjelaskan macam-macam gerakan air laut 2. menjelaskan kualitas air lautUraian
Anda telah mempelajari “zona pesisir dan zona laut, serta morfologi dasar laut”, sekarang kita lanjutkan dengan mempelajari materi “gerakan air laut dan kualitas air laut”. Apakah Anda pernah memperhatikan air laut di perairan luas, bagaimana apakah diam atau bergerak ? Tentu bergerak bukan? Air laut sebenarnya memiliki gerakan yang bermacam-macam kalau diteliti. Sekarang mari kita bahas macam-macam gerak air laut. Selamat belajar.
A. Gerak Air Laut
Ada 3 gerakan air laut yang akan kita bahas yaitu: arus laut, gelombang laut, dan pasang surut air laut.
1. | Arus Laut Arus laut (sea current) adalah gerakan massa air laut dari satu tempat ke tempat lain baik secara vertikal (gerak ke atas) maupun secara horizontal (gerakan ke samping). Contoh-contoh gerakan itu seperti gaya coriolis, yaitu gaya yang membelok arah arus dari tenaga rotasi bumi. Pembelokan itu akan mengarah ke kanan di belahan bumi utara dan mangarah ke kiri di belahan bumi selatan. Gaya ini yang mengakibatkan adanya aliran gyre yang searah jarum jam (ke kanan) pada belahan bumi utara dan berlawanan dengan arah jarum jam di belahan bumi selatan. Perubahan arah arus dari pengaruh angin ke pengaruh gaya coriolis dikenal dengan spiral ekman. Menurut letaknya arus dibedakan menjadi dua yaitu arus atas dan arus bawah. Arus atas adalah arus yang bergerak di permukaan laut. Sedangkan arus bawah adalah arus yang bergerak di bawah permukaan laut. Faktor pembangkit arus permukaan disebabkan oleh adanya angin yang bertiup diatasnya. Tenaga angin memberikan pengaruh terhadap arus permukaan (atas) sekitar 2% dari kecepatan angin itu sendiri. Kecepatan arus ini akan berkurang sesuai dengan makin bertambahnya kedalaman perairan sampai pada akhirnya angin tidak berpengaruh pada kedalaman 200 meter. Oleh karena dibangkitkan angin, arah arus laut permukaan (atas) mengikuti arah angin yang ada. Khususnya di Asia Tenggara karena arah angin musim sangat kentara perubahannya antara musim barat dan musim timur maka arus laut permukaan juga banyak dipengaruhinya. Arus musim barat ditandai oleh adanya aliran air dari arah utara melalui laut Cina bagian atas, laut Jawa, dan laut Flores. Adapun pada musim timur sebaliknya mengalir dari arah selatan. Musim kemarau Selain pergerakan arah arus mendatar, angin dapat menimbulkan arus air vertikal yang dikenal dengan upwelling dan sinking di daerah-daerah tertentu. Proses upwelling adalah suatu proses massa air yang didorong ke atas dari kedalaman sekitar 100 sampai 200 meter. Angin yang mendorong lapisan air permukaan mengakibatkan kekosongan di bagian atas, akibatnya air yang berasal dari bawah menggantikan kekosongan yang berada di atas. Oleh karena air yang dari kedalaman lapisan belum berhubungan dengan atmosfer, maka kandugan oksigennya rendah dan suhunya lebih dingin dibandingkan dengan suhu air permukaan lainnya.Walaupun sedikit oksigen, arus ini mengandung larutan nutrien seperti nitrat dan fosfat sehingga cederung mengandung banyak fitoplankton. Fitoplankton merupakan bahan dasar rantai makanan di lautan, dengan demikian di daerah upwelling umumnya kaya ikan.Gejala upwelling dapat dipantau oleh satelit cuaca NOAA dan dijadikan sebagai tanda akan dimulainya musim panen ikan 14 hari setelah upwelling terjadi. Bagi nelayan modern dapat memanfaatkan informasi NOAA untuk persiapan panen. Pencurian ikan di berbagai laut di Indonesiaumumnya para pencuri memantau gejala upwelling. Pada saat upwelling mereka pura-pura mencari ikan di daerah yang jauh dari perairan laut. Daerah air naik (upwelling) di Indonesia Akan tetapi 14 hari kemudian mereka meluncur dengan kekuatan penuh menuju perairan Indonesia. Dengan gesit mereka mengeruk ikan yang lagi banyak-banyaknya. Mereka lolos dari pengejaran patroli perairan Indonesia karena perlengkapan kita belum dapat melacak keberadaan mereka. Sinking merupakan proses kebalikan dari upwelling, yaitu gerakan air yang tenggelam ke arah bawah di perairan pantai. Agar Anda lebih jelas perhatikan perbedaan gambar gerakan upwelling dan sinking. (a) Daerah upwelling (b) Daerah sinking Berikut ini adalah persebaran arus laut di dunia, coba Anda perhatikaan nama-nama arus yang terdapat di samudra-samudra, dan perhatikan pula arah gerakannya di belahan bumi utara dan belahan bumi selatan berbeda! | ||||||||||||||||||||||
|
2. | Gelombang Laut Gelombang laut atau ombak merupakan gerakan air laut yang paling umum dan mudah kita amati. Helmholts menerangkan prinsip dasar terjadinya gelombang laut sebagai berikut : “Jika ada dua massa benda yang berbeda kerapatannya (densitasnya) bergesekan satu sama lain, maka pada bidang gerakannya akan terbentuk gelombang”. Gelombang terjadi karena beberapa sebab, antara lain: | ||||||||||||||
| |||||||||||||||
| |||||||||||||||
| |||||||||||||||
3. | Pasang surut air laut (ocean ride) Pasang naik dan pasang surut merupakan bentuk gerakan air laut yang terjadi karena pengaruh gaya tarik bulan dan matahari terhadap bumi. Hal ini didasarkan pada hukum Newton yang berbunyi : “Dua benda akan terjadi saling tarik menarik dengan kekuatan yang berbanding terbalik dengan pangkat dua jaraknya”. Berdasarkan hukum tersebut berarti makin jauh jaraknya makin kecil daya tariknya, karena jarak dari bumi ke matahari lebih jauh dari pada jarak ke bulan, maka pasang surut permukaan air laut lebih banyak dipengaruhi oleh bulan. Ada dua macam pasang surut : | ||||
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jumat, 09 September 2011
Arti beberapa kata dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
Arti beberapa kata dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berikut di copy dari www.bukupr.com
Arti beberapa kata dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.1. Emosi:
a. luapan yang berkembang dan surut dalam waktu singkat
b. keadaan dan reaksi psikologis dan fisiologis (gembira, sedih, haru, cinta); keberanian yang bersifat subjektif
c. marah
2. Ekspresi:
a. pengungkapan atau proses menyatakan (yaitu memperlihatkan atau menyatakan maksud, gagasan, perasaan, dan sebagainya)
b. pandangan air muka yang memperlihatkan perasaan seseorang
3. Agresif:
a. bersifat atau bernafsu menyerang
b. cenderung (ingin) menyerang sesuatu yang dipandang sebagai hal atau situasi yang mengecewakan, menghalangi, atau menghambat
4. Normal:
a. menurut aturan atau menurut pola yang umum; sesuai dan tidak menyimpang dari suatu norma atau kaidah
b. bebas dari gangguan jiwa
5. Situasi:
a. kedudukan (letak sesuatu, tempat, dan sebagainya)
b. keadaan
Sabtu, 06 Agustus 2011
Masa Anak-anak (PERKEMBANGAN PADA MANUSIA)
Masa Anak-anak
Tahapan setelah masa balita adalah masa anak-anak, yaitu usia 6 tahun hingga 10 tahun. Pada masa anak-anak, pertumbuhan fisik dan mental mulai meningkat. Pertumbuhan meliputi tinggi badan, berat badan disertai perkembangan koordinasi otot-otot, dan kemampuan mental.
Ciri-ciri perkembangan anak
Usia (tahun) | Perkembangan | |||||
Fisik | Motorik | Kognitif | ||||
Laki-laki | Perempuan | |||||
TB(cm) | BB(kg) | TB(cm) | BB(kg) | |||
6–8 | 120–130 | 22–27 | 125–128 | 21–26 | Mampu meloncati tali setinggi 25 cm, belajar naik sepeda. | Menggambar dengan bentuk proporsional, memakai dan mengancingkan baju, menulis, lancar membaca, tangkas dalam berhitung, belajar bahasa asing, belajar memainkan alat musik. |
9–10 | 135–145 | 30–33 | 130–140 | 28–32 | Melakukan olah raga permainan seperti bulutangkis, sepak bola, tangkas bersepeda. | Pandai menyanyi, mampu membuat sebuah karangan, Menyerap pelajaran dengan optimal, mulai belajar berdiskusi dan mengemukakan pendapat. |
11–12 | 145–150 | 35–39 | 145–152 | 33–39 | Melompat tali sampai di atas 50 cm, meloncat sejauh lebih dari 1 meter, terampil dalam menggunakanperalatan. | Konsentrasi belajar meningkat, mulai belajar bertanggung jawab, senang berpetualang dan mempunyai rasa ingin tahu yang besar. |
Keterangan: TB = tinggi badan, BB = berat badan
Kemampuan menulis, membaca, dan beralasan telah berkembang pada masa anak-anak. Anak pada masa ini telah dapat membedakan tindakan baik dan buruk.
Tulisan mengenai "Masa Anak-anak (PERKEMBANGAN PADA MANUSIA)" ini disalin dari http://www.bukupr.com/2011/08/masa-anak-anak-perkembangan-pada.html
-
Langganan:
Postingan (Atom)
Besi Beton Murah
