infopaytren.com

Rabu, 29 September 2010

Membaca Teks Percakapan + Contoh dan Tugas untuk Latihan menghadapi Ujian Nasional

Wawancara maupun percakapan, ada pihak yang bertanya dan pihak yang menjawab. Perbedaannya, dalam percakapan, penanya dan penjawab dapat berbicara bergantian, sedangkan dalam wawancara tidak demikian.
Blus SerinMembaca teks percakapan merupakan salah satu kegiatan membaca nyaring. Selama membaca teks percakapan, kamu harus memerhatikan tanda baca dan jenis kalimat yang dibacanya. Misalnya, bertanya, menyuruh, menjawab, meminta, atau yang lain. Setiap jenis kalimat yang dibaca memiliki intonasi yang berbeda.
-
Bacalah contoh teks percakapan berikut.
Beti : ”Ke mana saja kamu selama liburan, Ran?”
Rani : ”Aku jalan-jalan ke rumah Pamanyang kebetulan baru datang dari luar negeri.”
Beti : ”Wah, asyik, dong?”
Rani : ”Tentu, Ti. Aku senang sekali karena Paman banyak membawa oleh-oleh. Aku diberi oleh-oleh berupa buku kumpulan dongeng Anderson.”
Beti : ”Apa saja yang kamu baca di buku kumpulan dongeng itu?”
Rani : ”Ho...! Banyak sekali dan sangat mengagum kan.”
-
1. Bacalah sekali lagi teks percakapan tersebut. Gunakanlah intonasi dan pelafalan yang tepat saat membacanya.
2. Apakah judul yang tepat untuk teks percakapan tersebut?
3. Siapakah yang bercakap-cakap itu?
4. Apakah isi percakapan itu?
5. Tulislah teks percakapan yang menyatakan alasan Rani merasa senang.
Dari buku sekolah.
________________
Terima kasih kepada: Okrek (Produk Busana Muslim)Duta Pulsa (All Operator Pulsa Elektrik)Mode (Belajar Mendesan Busana)Persewaan Alat Pesta / Tenda,  Susu Skim Kolostrum (SUSU NACO)Permata Martapura di FacebookGamis Modern di Facebook
.

Senin, 27 September 2010

perkalian bilangan bulat -Bank Soal/Contoh Soal

Blus KlawarJawab perkalian di bawah ini di luar kepala.
6 x 7 = . . . . 9 x 7 = . . . . 6 x 6 = . . . .
7 x 8 = . . . . 8 x 8 = . . . . 9 x 5 = . . . . 8 x 9 = . . . . 7 x 7 = . . . . 5 x 6 = . . . .
9 x 9 = . . . . 6 x 9 = . . . . 7 x 5 = . . . .
5 x 9 = . . . . 6 x 8 = . . . . 4 x 9 = . . . .

Bagaimana perkalian bilangan bulat? Untuk mengetahuinya, perhatikan contoh berikut.
1. 2 x 3 = 6         Perkalian terdiri atas dua faktor.
1 x 3 = 3            Faktor pertama pada setiap perkalian
0 x 3 = 0            berkurang 1 dari faktor sebelumnya.
-1 x 3 = -3        Faktor kedua tetap.
-2 x 3 = -6
-1 x 3 = 3 x (-1) (sifat pertukaran pada perkalian)

Hasil kali bilangan bulat positif dengan bilangan bulat negatif, atau sebaliknya adalah bilangan bulat negatif.
3 x (-1) = -3
3 x (-2) = -6
3 x (-3) = -9
3 x (-4) = -12 ........





Contoh Soal yang lain, bisa dilihat di Bank Soal/Contoh Soal
________________
.

Kamis, 23 September 2010

CIRI–CIRI SONETA

Blus Margi Emas
a. Terdiri atas 14 baris
b. Terdiri atas 4 bait, yang terdiri atas 2 quatrain dan 2 terzina
c. Dua quatrain merupakan sampiran dan merupakan satu kesatuan yang disebut octav.
d. Dua terzina merupakan isi dan merupakan satu kesatuan yang disebut isi yang disebut sextet.
e. Bagian sampiran biasanya berupa gambaran alam
f. Sextet berisi curahan atau jawaban atau kesimpulan daripada apa yang dilukiskan dalam ocvtav , jadi sifatnya subyektif.
g. Peralihan dari octav ke sextet disebut volta
h. Penambahan baris pada soneta disebut koda.
i. Jumlah suku kata dalam tiap-tiap baris biasanya antara 9 – 14 suku kata
j. Rima akhirnya adalah a – b – b – a, a – b – b – a, c – d – c, d – c – d

Contoh :
Gembala
Perasaan siapa ta ‘kan nyala ( a )
Melihat anak berelagu dendang ( b )
Seorang saja di tengah padang ( b )
Tiada berbaju buka kepala ( a )
Beginilah nasib anak gembala ( a )
Berteduh di bawah kayu nan rindang ( b )
Semenjak pagi meninggalkan kandang ( b )
Pulang ke rumah di senja kala ( a )
Jauh sedikit sesayup sampai ( a )
Terdengar olehku bunyi serunai ( a )
Melagukan alam nan molek permai ( a )
Wahai gembala di segara hijau ( c )
Mendengarkan puputmu menurutkan kerbau ( c )
Maulah aku menurutkan dikau ( c )
(Muhammad Yamin)


.....
Selangkapnya - PUISI BARU: DISTIKON, TERZINA, QUATRAIN, QUINT, SEXTET, SEPTIMA, STANZA (OCTAV), SONETA
.

Rabu, 15 September 2010

Pencegahan. Demam Berdarah Dengue

Pencegahan dilakukan dengan MENGHINDARI GIGITAN NYAMUK di sepanjang siang hari (pagi sampai sore) karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan menghindari berada di lokasi-lokasi yang banyak nyamuknya di siang hari, terutama di daerah yang ada penderita DBD nya. Bila memang sangat perlu untuk berada di tempat tersebut KENAKAN PAKAIAN
Blus DesitaYANG LEBIH TERTUTUP, celana panjang dan kemeja lengan panjang misalnya. GUNAKAN CAIRAN/KRIM ANTI NYAMUK (MOSQUITO REPELLANT) yang banyak dijual di toko-toko,  pada bagian badan yang tidak tertutup pakaian.
Awasi lingkungan di dalam rumah dan di halaman rumah. Buang atau timbun benda-benda tak berguna yang menampung air, atau simpan sedemikian rupa sehingga tidak menampung air. Taburkan serbuk abate (yang dapat dibeli di apotik) pada bak mandi dan tempat penampung air lainnya, juga pada parit / selokan di dalam dan di sekitar rumah, terutama bila selokan itu airnya tidak / kurang mengalir. Kolam / akuarium jangan dibiarkan kosong tanpa ikan, isilah dengan ikan pemakan jentik nyamuk. Semprotlah bagian-bagian rumah dan halaman yang merupakan tempat berkeliarannya nyamuk, dengan obat semprot nyamuk (yang banyak dijual di toko-toko) BILA TAMPAK NYAMUK BERKELIARAN DI PAGI / SIANG / SORE  HARI.
Bila ada salah seorang penghuni yang positif atau diduga menderita DBD, segera semprotlah seluruh bagian rumah dan halaman dengan obat semprot nyamuk di pagi, siang dan sore hari, sekalipun penderita tersebut sudah dirawat di rumah sakit. Hubungi PUSKESMAS setempat untuk meminta fogging di rumah-rumah di lingkungan setempat.

Pencegahan secara massal di lingkungan setempat dengan bekerja sama dengan RT/RW/Kelurahan dengan PUSKESMAS setempat dilakukan dengan Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN), Fogging, atau memutuskan mata rantai pembiakan Aedes aegypti dengan Abatisasi. .......


_

Rabu, 11 Agustus 2010

: Puasa dan Kegalauan Modernitas

Oleh Tarmizi Taher
(Ketua Dewan Pembina Yayasan Dakwah Malaysia-Indonesia)
 
GR 14 (motif KlasikMasyarakat modern biasanya disebut-sebut sebagai masyarakat yang memilki pandangan jauh ke depan, mempunyai rencana matang dalam menghadapi masa depan, menghargai kerja, dan hidup dengan waktu penuh disiplin. Ternyata, dari semua ciri  yang ada pada masyarakat modern itu, tak ada satu pun yang bertentangan dengan nilai dan norma Islam.

Sebab, ciri pertama dan kedua dari masyarakat modern itu telah diperintahkan Allah dalam Surah Al-Hasyr ayat 18: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri membuat rencana untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Alllah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Demikian pula ciri ketiga dan keempat, Allah telah mengingatkan manusia dalam Alquran Surah Al-Ashr ayat 1-3: Demi masa; Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian; Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, dan saling menasehati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran."

Sayangnya, semua nilai dan norma dalam Alquran itu belum semuanya dapat kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai manusia yang barangkali sudah menjadi modern, semestinya manusia-manusia di negeri ini mampu bangkit dari segala kegalauan dan ketidakpastian. Kegalauan tentang ketidakpastian ke mana arah perjalanan Tanah Air ini mesti menuju. 

Ramadhan dalam suasana modern tak menghalangi kita untuk dapat meningkatkan komunikasi dengan Allah SWT dan memantapkan jabatan silaturahim antarsesama umat manusia. Komunikasi dengan Allah SWT juga akan berpengaruh pada komunikasi dengan manusia. Seharusnya, semakin kita yakin kepada Allah SWT, semaikn baik hubungan kita dengan sesama manusia.

Jika mengambil contoh dalam kehidupan berumah tangga, kebiasaan dalam bulan puasa, ketika antara suami dan istri atau orang tua dan anak dalam sebuah keluarga, sejak dari sahur menampakkan kebersamaan. Sahur bersama selama satu bulan, juga dapat menutup kegersangan hubungan dalam satu tahun antara orang tua dan anak juga suami dan istri. Lebih baik lagi, jika selama bulan puasa, dalam sebuah keluarga juga membiasakan untuk salat secara jamaah. Salat jamaah di masjid terdekat atau di rumah sendiri, sungguh amat penting dilaksanakan setiap hari selama Ramadhan.

Begitu pula hubungan di luar kehidupan rumah tangga. Kita saling memahami bahwa saat ini adalah bulan puasa. Bulan bagi manusia berislam yang sadar akan ada keberkahaan. Namun, kebersamaan itu dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dikembangkan pada waktu setelah Ramadhan. Biasanya, di luar bulan puasa, karena terbentur kesibukan dan jadwal kerja masing-masing, kita jadi sangat susah mengatur waktu untuk merajut kebersamaan dan kepedulian, baik di dalam keluarga maupun kehidupan bermasyarakat. Apalagi jeratan dan kegalauan modernitas sering kali membuat kita lupa pentingya kebersamaan dan kepedulian.

Orang yang berpuasa seyogianya mempunyai disiplin diri yang tinggi. Hal itu tampak pada ketaatan untuk memasuki waktu imsak dan melakukan salat sesuai dengan jadwal yang berlaku. Orang lain juga tidak mengetahui betul apakah seseorang benar-benar puasa atau tidak, kecuali diri sendiri dan Allah SWT. Artinya, ibadah puasa mempunyai nilai dan norma yang benar-benar modern jika diterapkan, tidak hanya pada bulan Ramadhan, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran puasa
Selain umat Muslim, puasa juga telah diamalkan oleh pelbagai kaum dan bangsa di seluruh dunia. Tujuan utama mereka berpuasa ialah dapat membuat tubuh sehat. Ini sesuai dengan apa yang telah disyariatkan oleh Allah bahwa puasa merupakan ibadah yang amat baik untuk kesehatan fisik, mental, rohani, dan jasmani.

Banyak orang yang non-Muslim telah mulai mengamalkan puasa untuk kesehatan (therapeutic fasting). Banyak pula buku-buku dan opini-opini di internet yang telah disebarluaskan untuk menjelaskan kebaikan berpuasa dari sisi kesehatan. Seperti dalam informasi di beberapa literatur, ahli filsafat dan kedokteran Ibnu Sina pernah mengobati pasiennya dengan menyuruh mereka berpuasa. Socrates, Plato, Aristoteles, dan Pythagoras juga mengamalkan ibadah puasa untuk meningkatkan kualitas fisik dan mental agar dapat berpikir serta mencetuskan ide-ide yang bernas.

Begitu pula Mahatma Gandhi, pejuang kemerdekaan India yang terkenal sebagai pengamal puasa. Sastrawan besar Rusia, Leo Tolstoy, pengarang dari Perancis Francois Voltaire, dan pengarang Austria Franz Kafka, dalam informasi itu menduga bahwa mereka menjadikan puasa sebagai amalan dalam kehidupan mereka.

Menurut Profesor Arnold Ehret dari Jerman, puasa yang tepat mampu membuat fisik awet muda, menguatkan mental dan spiritual seseorang. Menurutnya, puasa adalah ibu kunci kepada evolusi dan pengembangan spiritual, terutama di zaman yang penuh dengan pancaroba ini.

Dalam konteks keindonesiaan dan kekitaan, bila Ramadhan secara serius dilaksanakan oleh umat Muslim di tanah air, tak salah jika kita berharap bahwa sifat dan jiwa kekeluargaan, ukhuwah, serta sambung rasa menjadi pengingat, mana langkah dan kebijakan pemerintah yang salah dan mana yang benar. Yang salah diingatkan dan diberi ganjaran hukum yang adil dan yang benar sama-sama kita perjuangkan.

Meskipun kesadaran kita sering dijejali oleh berbagai kemajuan ilmu pengetahuan modern, tetap harus memperjuangkan martabat kemanusiaan dan keadilan bagi jutaan rakyat di negeri ini. Sebab, hikmah Ramadhan yang berhasil adalah perubahan berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari dan orang lain.

Misalnya, orang yang setelah berpuasa bersedia mereformasi keberagamaannya, melakukan penyegaran hubungan antarmanusia, bersedia saling menolong, serta mampu merasakan penderitaan orang-orang di sekitarnya. Dan Allah SWT pernah berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 112, "Mereka akan diliputi penderitaan di mana saja mereka berada, kecuali kalau selalu mempunyai dua komunikasi, yaitu dengan Allah dan dengan manusia.
 " Wallahu'alam

Senin, 09 Agustus 2010

Contoh Pengendalian Dokumen – Sesuai ISO 9001 – 2008


......
6.3     Dokumen terkendali dan Dokumen tidak terkendali :
Blus Wolu (Kerut  Lengan)·         Salinan dokumen yang ikut berubah bila ada revisi / perubahan disebut sebagai dokumen terkontrol atau terkendali dan ditandai dengan Dokumen terkendali yang lebih ditujukan untuk penggunaan di dalam perusahaan.
 ·         Salinan dokumen yang tidak ikut berubah apabila ada revisi / perubahan disebut dokumen tidak terkendali, ditandai dengan Dokumen tidak terkendali yang lebih ditujukan untuk pihak – pihak di luar perusahaan dan tidak harus ditarik bila terjadi perubahan dokumen.
 ·         Dokumen asli, walaupun merupakan dokumen terkontrol, tidak perlu diberi tanda Dokumen terkendali dan disimpan oleh penanggung jawab pengendalian dokumen.
 ·         Perbanyakan dokumen hanya boleh dilakukan dari dokumen asli yang boleh dilakukan atas persetujuan penanggungjawab pengendalian dokumen.

6.4     Pengendalian Distribusi
·         Sekretariat ISO sebagai Pusat Pengendalian Dokumen menyusun Daftar Induk dan Distribusi Dokumen yang berisi; nomor, judul, tanggal penerbitan, revisi dan kode pemegang dari setiap dokumen yang bersangkutan.
 ·         Daftar Induk dan Distribusi Dokumen disimpan dan dipantau revisinya oleh Pusat Pengendalian Dokumen.
 ·         Dokumen terkendali didistribusikan oleh Pusat Pengendalian Dokumen sesuai dengan Daftar Induk dan Distribusi Dokumen yang sudah ditetapkan.
 ·         Sebagai bukti penerimaan, penerima dokumen dapat memberikan paraf atau tanda tangan pada Daftar Induk dan Distribusi Dokumen.

6.5     Revisi dan Penarikan Dokumen
 ·         Revisi dokumen harus disetujui oleh personil yang sebelumnya pembuat atau penerbit dokumen. Dokumen yang akan dirubah diusulkan dengan menggunakan formulir Usulan Perubahan Dokumen.
 ·         Bagian dokumen yang direvisi diberi tanda dengan segitiga di tepi sebelah kiri. Nomor / tanggal revisi dicatat dalam Daftar Induk Dokumen.
 ·         Dokumen yang direvisi dicatat,  judul dokumen, alasan perubahannya, Bab dan halaman pada Daftar Catatan Perubahan Dokumen.
  ·         Pemakai dokumen harus memastikan bahwa dokumen yang digunakannya merupakan revisi yang berlaku / terakhir dan isinya sesuai dengan kebutuhan.
 ·         Dokumen terkendali yang sudah direvisi dimusnahkan atau distempel KADALUARSA, jika masih ingin disimpan.
 ·         Untuk mempermudah dan mampu telusur isi dokumen, maka dokumen asli yang sudah tidak digunakan dengan stempel KADALUARSA dikendalikan dengan cara ;
 ·         Disimpan dan dikelompokan kedalam dokumen yang sudah tidak digunakan.
 ·         Membuat daftar dokumen yang sudah tidak digunakan didalam catatan Perubahan Dokumen.
 ·         Dijaga agar dokumen yang kadaluarsa terhindar dari kehilangan dan kerusakan.
 ·         Setiap Manager harus selalu memastikan bahwa dokumen yang kadaluarsa tidak digunakan sebagai acuan kerja.
 ·         Nomor revisi dokumen dimulai dari 0 pada saat pertama diterbitkan hingga 9, jika setelah itu terjadi revisi maka nomor revisinya kembali ke 0 dan tanggal revisinya menjadi acuan identifikasi revisi.

6.6     Pengendalian Data dalam Media Magnetik atau Electronik
 ·         Data yang berupa software atau dalam media elektronik, termasuk yang ada di dalam komputer atau hardisk, sedapat mungkin dibuatkan hardcopy atau cetakannya atau paling tidak dibuatkan back up dalam bentuk disket yang diidentifikasi dan disimpan oleh masing–masing penanggung  jawabnya.
 ·         Akses ke dalam data di komputer tidak selalu dibatasi untuk personil tertentu, kecuali akses ke dalam disket back up. Disket back up dibuatkan daftarnya yang dicatat dalam Daftar Disket Back up.

6.7     Pengendalian Dokumen Eksternal
 ·         Dokumen Eksternal seperti standar, spesifikasi bahan dan gambar didaftar oleh PusatPengendalian Dokumen dalam Daftar Induk Dokumen Eksternal dan dipastikan dokumen tersebut adalah terbitan terakhir atau yang masih berlaku.
 ·         Cara pemastian ini harus dengan bukti tertulis dan bukti tersebut disimpan sebagai rekaman.

7.   DOKUMEN TERKAIT
7.1     Manual  Mutu

8.   LAMPIRAN
 8.1     FM-PDK-01         : Daftar Induk Dokumen Internal
8.2     FM-PDK-02         : Daftar Induk Dokumen Eksternal
8.3     FM-PDK-03         : Daftar Penerimaan Dokumen
8.4     FM-PDK-04         : Bukti  Penarikan  Dokumen
8.5     FM-PDK-05         : Usulan Perubahan Dokumen
8.6     FM-PDK-06         : Daftar Status revisi dan persetujuan
8.7     FM PDK-07         : Daftar Distribusi Dokumen terkendali
8.8     DO-PDK-01         : Dokumen Sistem Identifikasi Dokumen
8.9     DO-PDK-02         : Daftar Singkatan Departemen/Unit kerja
8.10   Contoh Cap Pengendalian Dokumen

....Yang lain tentang ISO 9001 - 2008....

Senin, 02 Agustus 2010

Contoh Prosedur Penanganan Keluhan Pelanggan sesuai ISO 9001 – 2008

.....

Blus Ninuk6.10     Memberikan alternatif solusi yang dianggap tepat sesuai dengan permasalahan yang ada kepada PIC terkait.
6.11     Memutuskan solusi terbaik yang dapat ditempuh dan menyerahkan kepada Kepala  Departemen terkait untuk diperiksa
6.12     Menerima dan memeriksa laporan /formulir penanganan keluhan serta melakukan analisa permasalahan yang ada :
Jika solusi tersebut sudah cukup memadai, maka Ka. Dept. langsung memberikan tanda tangan sebagai bukti bahwa formulir tersebut telah diperiksa dan menyatakan sebagai keputusan terbaik dan menyerahkan kepada Ka.Dept.Plant
Jika solusi tersebut belum memadai, maka Ka.Dept. Terkait melakukan penyempurnaan solusi.
Meneruskan masalah tersebut kepada Ka.Dept.Plant untuk mendapatkan keputusan penyelesaiannya disertai tanda tangan sebagai
6.13       Menerima Laporan dari Ka. Dept.terkait berikut dengan berkas pendukungnya serta memeriksa dan menganalisa pokok permasalahannya.
Jika solusi tersebut sudah cukup memadai, maka Ka.Dept.Plant langsung memberikan tanda tangan sebagai bukti persetujuan  dan menyatakan sebagai keputusan terbaik.
Jika solusi tersebut belum memadai, maka Ka.Dept.Plant melakukan penyempurnaan solusi dan memutuskan solusi terbaik yang dianggap paling tepat untuk penyelesaian masalah tersebut.
6.14       Menerima Formulir Tindakan Perbaikan dan formulir Tindakan Pencegahan yang  telah ditanda tangani   oleh   Ka.Dept.Plant   dan  telah  berisi tindakan penyelesaian keluhan.
6.15       Menjalankan penyelesaian masalah sesuai dengan keputusan yang telah diambil, serta   menyerahkan   jawaban     tertulis mengenai penanganan keluhan kepada Pelanggan terkait untuk mendapatkan umpan balik.
6.16       Mendapatkan  umpan   balik dari  Pelanggan   terkait   mengenai tindakan penyelesaian masalah tersebut, sebagai alat mencegah terjadinya masalah yang sama dan sebagai bahan masukan untuk perbaikan kinerja Dept/Bagian terkait atau Perusahaan secara menyeluruh lebih lanjut.
6.17       Melakukan Pencatatan Penilaian Pelanggan ke dalam formulir Survey Kepuasan Pelanggan (FM-MKT-01) dan pengarsipan atas Dokumen penanganan keluhan serta umpan Balik Pelanggan dari Berkas terkait lainnya
7. DOKUMEN TERKAIT
7.1         PM-PAR-04           : Prosedur Tindakan Pencegahan
7.2         PM-CAR-05           : Prosedur Tindakan Perbaikan
8. LAMPIRAN
8.1.        FM-PAR-01           : Permintaan Tindakan Pencegahan
8.2.        FM-CAR-01           : Permintaan Tindakan Perbaikan
8.3.        FM-PKP-01           : Daftar Keluhan Pelangan
8.4.        FM-MKT-01           : Survey Kepuasan Pelangan

.

Minggu, 01 Agustus 2010

Contoh Prosedur Pengukuran Kepuasan Pelanggan sesuai ISO 9001 – 2008

Blus Patty1. TUJUAN
Mengetahui tingkat kepuasan pelanggan dan memastikan tingkat kepuasan pelanggan meningkat.


2. RUANG LINGKUP
Meliputi aktivitas penentuan standar pelayanan, melakukan survey ke pelanggan, analisa dan tindakan perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.


3. REFERENSI
3.1         Manual Mutu Perusahaan
3.2         ISO 9001 : 2008 klausul  8.2.1  (Pemantauan Kepuasan Pelanggan)


4. DEFINISI
  • Survei
Mengumpulkan informasi aktual dan signifikan mengenai ekspektasi dan persepsi pelanggan terhadap hal-hal yang dianggap fokus analisa sebagai dasar tindakan perbaikan atau perubahan untuk mengeliminasi ketidaksesuaian yang telah menimbulkan ketidakpuasan pelanggan.
  • Kepuasan Pelanggan
Persepsi pelanggan tentang tingkat pemenuhan persyaratan pelanggan


5. PENANGGUNG JAWAB.
5.1     Kabag Marketing, bertanggung jawab melakukan pelayanan baku terhadap pelanggan
5.2     MR (Management Representative/ Wakil Manajemen) dan Seluruh departemen yang terkait bertanggung jawab untuk menindak lanjuti hasil dari pelayan baku terhadap pelanggan.
5.3     Sekretariat ISO bertanggung jawab untuk mengendalikan dan menyimpan hasil Survei ke pelanggan.


6. PROSEDUR
6.1     Melakukan Pelayanan baku bagian pemasaran  ke pelanggan dan  memberikan daftar periksa survey kepuasan pelanggan, yang  berisi :
6.2     Melaksanakan aktivitas sesuai layanan baku pemasaran :.............
.........Selengkapnya.... Contoh Prosedur Pengukuran Kepuasan Pelanggan sesuai ISO 9001 – 2008
.

Sabtu, 31 Juli 2010

Contoh Prosedur Pembelian sesuai ISO 9001 – 2008

1.      TUJUAN
Mengatur proses pembelian barang dan jasa berjalan efektif dan dipastikan mendapatkan barang dan jasa sesuai persyaratan pengguna

Blus Patty2.      RUANG LINGKUP
Prosedur ini menjelaskan tata cara pembelian barang dan jasa yang digunakan dalam kegiatan proses produksi mulai dari permintaan hingga barang dan jasa diterima.

3.      REFERENSI
Standar ISO 9001 : 2008 Klausul 7.4

4.      DEFINISI
Rekanan terseleksi adalah daftar rekanan yang telah dievaluasi dan memenuhi kriteria perusahaan sebagai suplier.
Stok aman adalah stok minimal yang harus dimiliki yang tersimpan di Gudang.

5.      PENANGGUNGJAWAB
Kepala Bagian Pembelian bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan pembelian bahan baku maupun pendukung diseluruh perusahaan.

6.      URAIAN PROSEDUR

6.1.            Proses Pembelian
6.1.1.      Bagian Pembelian menerima Permintaan Pembelian Barang dan Jasa dari User.........

.

Jumat, 30 Juli 2010

Latihan soal PKN SD

Blus Patty
Pilihlah huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!
1. Salah satu ciri negara yang mempunyai
ketahanan yang kuat adalah ….
a. rakyatnya kaya
b. rakyatnya bersatu
c. banyak organisasi berdiri
d. mempunyai TNI dan Polri
2. Tata tertib lalu lintas dibuat dengan tujuan
agar ….
a. aman dan sejahtera
b. tertib dan teratur
c. aman dan sentosa
d. bersih dan indah
3. Wilayah NKRI berbentuk ….
a. kepulauan
b. daratan
c. benua
d. lautan
4. Wilayah Indonesia bagian timur berbatasan
dengan negara ….
a. Malaysia
b. Australia
c. Singapura
d. Papua Nugini
5. Wilayah perbatasan suatu negara harus
dijaga agar ….
a. penduduk antarnegara tidak saling
berhubungan
b. masyarakat mematuhi aturan
c. tidak terjadi penyelundupan barang
dagangan
d. tidak terjadi persengketaan
antarnegara
6. Contoh gangguan dari luar yang dapat
menimbulkan perpecahan antara lain ….
a. bersaing dalam prestasi
b. adu domba sesama bangsa
c. banyaknya turis mancanegara
d. pertandingan olahraga antarnegara
7. Contoh ancaman dari diri sendiri yang dapat
menimbulkan perpecahan yaitu ….
a. dendam dan iri hati
b. rasa cinta pada tanah air
c. kesukaan yang kuat
d. persaudaraan yang erat
8. Orang yang tidak mudah terpengaruh
berarti ….
a. sifatnya egois dan sombong
b. tidak memerhatikan orang lain
c. memiliki ketahanan diri yang kuat
d. mau melakukan perintah orang lain
9. Suasana yang diperlukan dalam mendukung
persatuan dan kesatuan di sekolah adalah
….
a. rapi dan bersih
b. aman dan tertib
c. senang dan bahagia
d. indah dan menyenangkan
10. Pengaruh permainan yang dijual di sekolah,
merupakan gangguan terhadap ketahanan
di lingkungan sekolah dari ….
a. kemajuan teknologi
b. siswa di sekolah itu
c. warga luar sekolah
d. orang tua murid
11. Salah satu cara membina kerukunan
antarsiswa di sekolah adalah ….
a. menjaga kerapian di dalam kelas
b. mengikuti pelajaran dengan saksama
c. bergaul tanpa membeda-bedakan teman
d. bekerja sama dalam mengerjakan ulangan
12. Kewajiban warga negara yang diatur dalam
UUD 1945 adalah ….
a. memperoleh pendidikan
b. berkumpul dan berserikat
c. memperoleh perlindungan
d. membela bangsa dan negara
13. Kita harus merasa bangga ….
a. berkebangsaan Indonesia
b. memiliki kekayaan alam
c. memiliki banyak penduduk
d. memiliki keluarga sejahtera
14. Persatuan dikembangkan atas dasar ….
a. kemerdekaan
b. hak asasi
c. Bhinneka Tunggal Ika
d. peraturan pemerintah
15. Semangat kebangsaan melahirkan pendirian
untuk menghormati ….
a. kemerdekaan bangsa lain
b. kepala negara kita
c. ABRI
d. orang tua kita
16. Negara kita didirikan atas dasar ….
a. kemauan rakyat
b. Pancasila
c. pemilihan umum
d. keinginan sekelompok orang
17. Keanekaragaman masyarakat disebut ….
a. puspa ragam
b. taman indonesia indah
c. masyarakat majemuk
d. tunggal ika
18. Temanmu terdiri atas berbagai macam suku
bangsa. Hal yang sebaiknya kamu lakukan
dalam pergaulan di sekolah adalah ….
a. memilih teman yang pandai saja
b. bergaul dengan teman satu suku
c. tidak bergaul dengan siapa-siapa
d. bergaul dengan siapa saja
19. Tetangga daerah kita sedang dilanda
musibah bencana alam, yang sebaiknya kita
lakukan adalah ….
a. melapor pada aparat
b. membantu semampunya
c. menuntut pemerintah agar segera
mengatasinya
d. mencegah agar bencana tidak sampai
ke daerah kita
20. Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri
bangsa adalah ….
a. memiliki rasa kebersamaan
b. kesamaan identitas budaya
c. keanggotaannya bersifat nasionalitas
d. memiliki penguasa sah yang ditakuti
21. Unsur deklaratif pembentukan negara
adalah ….
a. rakyat
b. wilayah
c. pemerintah yang berdaulat
d. pengakuan dari negara lain
22. Bahasa persatuan yang digunakan di negara
kita adalah bahasa ….
a. Sanskerta
b. pergaulan
c. Indonesia
d. Melayu
23. Contoh perbuatan yang menunjukkan rasa
bangga berbangsa Indonesia adalah ….
a. jalan-jalan ke luar negeri
b. memakai produk dalam negeri
c. menghormati para pejabat negara
d. memasang bendera di setiap sudut
rumah
24. Berikut ini merupakan negara-negara yang
tidak memiliki perbatasan laut dengan
Indonesia adalah ….
a. Malaysia
b. Singapura
c. Papua Nugini
d. Amerika Serikat
25. Indonesia terletak di antara dua benua,
yaitu ….
a. Asia dan Afrika
b. Asia dan Eropa
c. Asia dan Australia
d. Amerika dan Australia
26. Agar masyarakat tenteram dan tertib, semua
warga harus taat kepada ….
a. pejabat setempat
b. pemuka agama
c. aturan yang berlaku
d. pemuka masyarakat
27. Dalam kelaurga, yang harus menaati
peraturan keluarga adalah ….
a. semua anggota keluarga
b. anak dan ibu
c. ayah dan ibu
d. anak dan pembantu
28. Undang-Undang No. 32 Tahun 2004
mengatur tentang ….
a. otonomi daerah
b. peraturan daerah
c. pemerintah daerah
d. wewenang daerah
29. Setiap warga mempunyai hak dan kewajiban
yang sama. Hal ini diatur dalam ….
a. ketetapan MPR
b. peraturan negara
c. undang-undang
d. adat istiadat
30. Peraturan daerah wajib ditaati oleh ….
a. DPRD
b. pemerintah daerah
c. tim penyusun perda
d. seluruh warga daerah
31. Hak, wewenang, dan kewajiban daerah
untuk mengatur dan mengurus rumah
tangga sendiri disebut ….
a. birokrasi
b. konsentrasi
c. desentralisasi
d. otonomi daerah
32. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
termasuk lembaga ….
a. eksekutif
b. legislatif
c. yudikatif
d. eksklusif
33. Kepala daerah menetapkan peraturan
daerah atas persetujuan ….
a. DPR
b. DPRD
c. MPR
d. rakyat
34. Peraturan perundang-undangan tertinggi di
Indonesia adalah ….
a. UUD 1945
b. undang-undang
c. peraturan pemerintah
d. peraturan daerah
35. Pada umumnya peraturan memiliki sifat
….
a. relatif
b. memaksa
c. menyesuaiakan
d. bekerja sama
36. Jika suatu negara ingin tidak mempunyai
peraturan perundang-undangan maka
negara tersebut akan menjadi ….
a. damai
b. kacau
c. aman
d. tenteram
37. Rancangan perda dibahas oleh kepala
daerah dan DPRD melalui … tahap.
a. 4
b. 3
c. 2
d. 1
38. Peraturan pemerintah pengganti undangundang
berhak ditolak oleh ….
a. menteri
b. hakim
c. polisi
d. DPR
39. Bentuk sanksi yang diberikan bagi pelanggar
hukum adalah ….
a. celaan
b. hinaan
c. kutukan
d. kurungan
40. Indonesia adalah negara yang berdasarkan
atas ….
a. hukum
b. kitab suci
c. norma
d. adat istiadat
41. Sumber dari segala sumber hukum di
Indonesia adalah ….
a. UUD 1945
b. ketetapan MPR
c. undang-undang
d. Pancasila
42. Undang-undang dibuat oleh ….
a. presiden dan menteri
b. DPR dan presidan
c. DPR dan MPR
d. DPR dan MA
43. Peraturan lalu lintas harus ditaati oleh ….
a. pejalan kaki
b. pengguna jalan
c. polisi lalu lintas
d. pengendara motor
44. Undang-Undang Dasar 1945 telah
mengalami perubahan sebanyak … kali.
a. dua
b. tiga
c. empat
d. lima
45. Apabila semua orang telah menaati
peraturan, maka akan tercipta ….
a. suasana kehidupan yang kacau
b. lingkungan kumuh
c. penindasan terhadap kaum miskin
d. kehidupan masyarakat yang harmonis
46. Peraturan yang telah dibuat sebaiknya ….
a. dijadikan hiasan
b. dimengerti
c. dipatuhi
d. dilihat
47. Peraturan daerah diajukan oleh kepala
daerah atas persetujuan ….
a. warga
b. presiden
c. DPR
d. DPRD
48. Peraturan yang dibuat oleh pemerintah
pada saat terjadi kegentingan disebut ….
a. Undang-Undang
b. keputusan presiden
c. ketetapan MPR
d. peraturan pemeritah pengganti undangundang
49. Jika kita ingin menyeberang jalan harus
lewat ….
a. trotoar
b. tepi jalan
c. zebra cross
d. traffic light
50. Undang-Undang No. 14 Tahun 1992 memuat
ketentuan tentang ….
a. perpajakan
b. anti korupsi
c. kawasan dilarang merokok
d. lalu lintas dan angkutan jalan
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Kesadaran bela negara merupakan bentuk ….
2. Bangsa Indonesia menyusun pemerintah sejak ….
3. Peristiwa pengikraran bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu disebut ikrar ….
4. NKRI merupakan kependekan dari ….
5. Persatuan dan kesatuan merupakan syarat mutlak terwujudnya ….
6. Peraturan perundang-undangan lain dikeluarkan dalam wujud keputusan ….
7. Peraturan daerah wajib ditaati oleh ….
8. Siapa saja yang tidak taat pada hukum akan dikenakan ….
9. Sumber hukum nasional negara Indonesia adalah ….
10. Undang-undang dituntut oleh DPR bersama ….
III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini jawaban yang benar!
1. Mengapa Indonesia disebut sebagai negara kepulauan?
2. Bagaimana sikap kita terhadap perbedaan suku, budaya, dan adat istiadat yang ada di negara
kita?
3. Sebutkan batas-batas NKRI!
4. Mengapa wilayah perbatasan suatu negara harus dijaga?
5. Jelaskan keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia!
6. Mengapa perlu dibuat peraturan?
7. Sebutkan sifat dan ciri peraturan perundang-undangan!
8. Sebutkan 2 macam keputusan MPR!
9. Sebutkan 3 contoh sikap yang dapat ditunjukkan oleh warga negara dalam mematuhi perundangundangan!
10. Bagaimana proses pengajuan perda yang berasal dari inisiatif DPRD?